FORMULA MONEY

IF YOU WANT TO START & SUCCEED IN YOUR OWN BUSINESS, YOU SHOULD FIRST OF ALL ASK YOURSELF...



Perhatikan Zona
Bercampurnya kegiatan yang berbeda tentunya akan menimbulkan ketidak nyamanan kedua belah pihak. Kedua jenis kegiatan tersebut (usaha dan tinggal) seharusnya tidak saling mengganggu. Secara prinsip, pembagian zona atau area pada sebuah rumah tinggal terbagi menjadi dua bagian, yaitu zona umum/public, dan zona pribadi/private. Namun diantara zona tersebut terdapat zona peralihan, yang disebut sebagai zona semi umum/public atau zona semi pribadi/private.

Zona Umum
Ruangan yang terdapat pada zona umum adalah ruangan yang paling tepat untuk dijadikan ruang usaha, di samping adanya ruang tamu untuk kegiatan rumah itu sendiri. Zona umum adalah area dimana aktivitas orang luar yang berlalu lalang di area tersebut.

Zona Semi Umum
Zona semi umum pada umumnya merupakan area dimana keluarga melakukan interaksi dan berkumpul. Oleh sebab itu area ini cocok untuk dipergunakan sebagai ruang keluarga atau ruang makan.

Zona Pribadi
Zona pribadi merupakan area dimana masing-masing anggota keluarga melakukan aktivitas secara pribadi, seperti istirahat, atau tidur.

Ruang Peralihan
Ruang pertemuan antara setiap zona tadi merupakan sebuah “ruang peralihan” atau “ruang penghubung” antara zona umum dengan zona semi umum dan zona pribadi. Untuk itu di area ini dapat ditempatkan ruangan-ruangan seperti kamar mandi, WC atau “powder room”, dapur dan ruang service.

Menambah Ruang Usaha di Rumah
Untuk membuka usaha butik di rumah yang memiliki bebrapa karyawan, berikut beberapa hal yang harus dicermati saat renovasi. Kompas, Properti, Kamis 18 Februari 2010, halaman J.

1. Tempat ruang untuk usaha di bagian depan rumah, karena karyawan dan pelanggan yang datang langsung masuk ke ruang usaha tersebut tanpa mengganggu aktivitas penghuni rumah.
2. Pisahkan jalur sirkulasi antara penghuni rumah dengan karyawan atau pelanggan dengan membuat pintu masuk tersendiri.
3. Buat kamar kecil atau WC untuk para karyawan atau pelanggan yang terpisah dari kamar mandi penghuni.
4. Ruang usaha yang baik harus memiliki pertukaran udara dan pasokan sinar matahari yang baik demi kenyamanan dan kesehatan.

Demikian penjelasan singkat, semoga dapat menjadi inspirasi bagi Anda yang ingin membuat usaha di rumah.

(Selected Readings: Tabloid Serial Rumah, Renovasi, halaman 4-8; Kompas, Properti, Kamis 18 Februari 2010, halaman J)



Pada waktu kami membuka-buka perpustakaan pribadi, di salah satu sudut terdapat tumpukan majalah yang sudah lama termasuk di antaranya Tabloid Serial Rumah, 10 Inspirasi Desain Rumah Usaha, terbitan Mei 2007. Isinya cukup menarik dan menjadi inspirasi bagi para pemula yang ingin memiliki usaha di rumah.

Usaha di Rumah, Tak Sekedar Usaha Sampingan
Bekerja dan berusaha di rumah adalah fenomena tersendiri dalam kehidupan masyarakat yang modern. Saat ini banyak orang ingin membuka usaha di rumah, misalnya membuka usaha butik, took kecil, memberi les music, dan sebagainya. Untuk keperluai ini, rumah mau tak mau harus direnovasi agar kebutuhan ruang untuk usaha tersebut terpenuhi dan tidak boleh sembarangan, sebab aturan yang harus ditaati dan juga kenyamanan penghuni yang harus diperhatikan.

Cermat dan Tepat Memilih Jenis Usaha
Langkah utama dan pertama adalah menetukan usaha apa yang sesuai untuk dilakukan. Apapun jenis usaha yang dipilih, perlu dilakukan studi kelayakan sebelumnya. Ada bebrapa data untuk menentukan dan memilih jenis usaha:
1. Kebutuhan
2. Minat, Kemampuan, dan Modal
3. Dampak yang Ditimbulkan
Selain itu, apabila usaha di rumah harus melibatkan pihak luar, tentunya diupayakan segala aktivitasnya jangan sampai menimbulkan gangguan kepada pihak-pihak lain. Artinya, keramaian yang diakibatkan tersebut jangan sampai menimbulkan ketidaknyamanan bagi orang-orang di sekitar kita.

Perlukah Izin untuk Usaha di Rumah?
• Untuk usaha yang sudah dilengkapi oleh dokumen legalitas, seperti akte pendirian oleh Notaris, biasanya memerlukan keterangan domisili. Maka, dengan sendirinya perlu dibuatkan izin usaha dari instansi Pemerintah setempat.
• Usaha di rumah yang melibatkan banyak orang, dengan sendirinya akan memberikan dampak kepada lingkungan dan tetangga. Untuk itu perlu meminta izin kepada instansi Pemerintah setempat berupa “Undang-undang Gangguan” yang diambil dari Peraturan Daerah Setempat.
• Meskipun telah mendapatkan izin kepada instansi Pemerintah, aslangkah baiknya apabila tetangga terdekat di sekitar rumah mendapat pemberitahuan, baik lisan maupun tertulis, akan adanya usaha di rumah ini.

Merancang Ruang Usaha, Antara Kebutuhan dan Etika
Apapun jenis usaha yang akan dipilih, sebaiknya ada batas yang jelas antara ruang usaha dan tempat tinggal, rancang sesuai kebutuhan yang ada dengan tetap memperhatikan etika. Usaha apapun tentunya akan melibatkan orang lain, baik itu anggota keluarga, maupun orang luar yang bisa saja menjadi karyawan, pelanggan atau rekan.