FORMULA MONEY

IF YOU WANT TO START & SUCCEED IN YOUR OWN BUSINESS, YOU SHOULD FIRST OF ALL ASK YOURSELF...

Bagaimana Mengelola Keuangan Pribadi (Personal Financial Management).

Pendahuluan.

Biasanya orang berhutang karena adanya kebutuhan yang mendesak, sedangkan uang yang ada (cash reserve) tidak mencukupi untuk menutupi kebutuhan tersebut. Misalnya orang tua yang hendak menyekolahkan anaknya ke Perguruan Tinggi, memerlukan dana Pendidikan yang cukup besar sedangkan penghasilan orang tuanya sebagai Pegawai Negeri Sipil terbatas, hanya cukup untuk kebutuhan konsumsi.

Demi anak tercinta dan hari depan yang lebih baik, orang tua terpaksa melakukan pinjaman sementara ke rekan terdekat. Namun sayangnya, uang yang diharapkan dapat malah tidak dapat. Ditempuhlah jalan pintas dengan meminjam ke Rentenir yang bunga bulanannya setinggi langit (apa ada ya?) :). Apa boleh buat, keputusan sudah diambil untuk anak tercinta. Namun bulan berikutnya terasa beban berat yang harus dipikulnya, yaitu bunga plus pokok harus diangsur sampai lunas. Dengan terpaksa harus ada salah satu yang dikorbankan.

Karena Bisnis Gagal, Mulai Berutang.
Sebutlah nama Aci (nama samaran), hidupnya mulai goncang karena bisnis suaminya mulai goncang, tidak berjalan mulus. Uang belanja per bulan yang biasa diterimanya mulai tidak teratur. Yang sialnya lagi gaya kehidupannya tidak berubah , sikap konsumtifnya masih ditunjukkan dengan selalu belanja di Supemarket mewah, belanja dengan menggunakan kemudahan kartu kredit. Bukan satu Kartu Kredit malah 2, 3 Kartu kredit yang digunakannya. Untuk menutupi segala pengeluaran tersebut, cara yang ditempuh dengan cara berhutang.

Akhirnya keluarga yang semula tenang, malah jadi berantakan. Karena dikejar preman dan debt collector , penagih hutang mengeluarkan kata kata yang bersifat mengancam, sangat menggangu privacy seseorang

Solusi yang Tidak Kena Sasaran.
Untuk menutupi hutangnya sang suami merelakan dana usahanya untuk menutup segala hutang keluarga sebagai akibat hidup konsumtif. Keuntungan dari jual beli kelontongan suaminya tidak bisa menutupi hutang Batul, sang suami serba salah dalam tindakannya. Mau menceraikan istri, tetapi anak sudah 3 dan menjelang dewasa. Tetap dipertahankan, jadi stress dan depresi.

Perlunya Keterbukaan.
Memperhatikan contoh kejadian diatas sejak awal perkawinan mengikat keluarga, kedua belah pihak harus sudah mulai belajar berkomunikasi yang baik serta keterbukaan.

Apa arti komunikasi?
John W.Baird, 1983 merumuskan komunikasi sbb:
Communication is the process of sending and receiving messages. Komunikasi adalah sebuah proses pengiriman dan penerimaan pesan. Jadi dalam berkomunikasi dengan keluarga, pesan yang disampaikan harus baik dan dimengerti oleh penerima pesan. Ada variasi pesan yaitu;

1.Pembicaraan (speaking),
2.Tertulis (Writing),
3.Mendengar (Listening),
4.Membaca (reading),
5.Berpikir (thinking).

Pengambilan keputusan (decision making), penyelesaian masalah (problem solving), perencanaan (planning, penataan organisasi (organizing) dan aktivitas lainnya (other business activities) memerlukan pemikiran yang matang (require considerable amounts of thinking).

Mungkin ada solusi lainnya yang lebih baik.

Pesan ini dapat disampaikan ke Email heri_group@yahoo.com/ atau Blog : http://eriassumarna.blogspot.com/

Jakarta, 15 Juni 2009.

0 komentar:

Posting Komentar